Disusun oleh:
NUR FAUSIAH INNA
017 02 015
POLITEKNIK BOSOWA
Program Studi Teknik Mekatronika
Makassar,2017/2018
REGISTER
I.
Tujuan
A.
Menggunakan
dan memahami cara kerja register geser
B.
Merakit
dan menggunakan register geser dari rangkaian flip-flop dan piranti khusus.
II.
Teori
dasar
Telah kita pelajari
bagaimana caranya suatu dunia yang kontinyu, analog, dan berkesinambungan yang
kita jumpai sehari-hari dapat diubah menjadi dunia diskrit atau biner yang kita
kenal sebagai sistem digital. Semua ini dapat dilakukan berkat kinerja dari
gerbang-gerbang logika elektronika yang disebut dengan flip-flop. Kehidupan nyata
sehari-hari yang telah diubah dan disimpan dapat diatur cara dan bentuk
penyimpanannya. Dan sekali tersimpan data itu akan terus tersimpan sampai waktu
yang tak terduga. Tetapi permasalahannya,
data yang ytelah tersimpan sangat kecil jumlahnya, hanya satu data saja yang
dikenal dengan 1 bit biner. Inilah permasalahannya flip-flop hanya bisa menyimpan
data hanya 1 bit saja. Jadi diperlukan suatu sistem untuk menyimpan data yang
lebih banyak. Dalam register , data biner yang tersimpan dapat menetap akan
tetapi banyak juga register yang berfungsi mrnyimpan dan menggeser data biner
untuk operasi hitungan.
Register adalah suatun kumpulan flip-flop yang
dapat secara bersama-sama menyimpan data biner dalam julah yang banyak.
Ada 2 jenis
utama Register yaitu:
1.
Storage Register (register penyimpan)
Register penyimpan (Storage
Register) digunakan apabila kita hendak menyimpan informasi untuk
sementara, sebelum informasi itu dibawa ke tempat lain. Banyaknya kata/bit yang
dapat disimpan, tergantung dari banyaknya flip-flop dalam register.
2.
hift Register (register geser)
Shift Register adalah suatu register dimana informasi dapat bergeser
(digeserkan). Dalam register geser flip-flop saling dikoneksi, sehingga isinya
dapat digeserkan dari satu flip-flop ke flip-flop yang lain, kekiri atau
kekanan (clock).
Dalam alat ukur digit, register
dipakai untuk mengingat data yang sedang ditampilkan.
Ada 4 Shift Register yaitu:
·
SISO (Serial Input Serial
Output)
Gambar
Register SISO yang menggunakan JK FF
Prinsip kerja:
Informasi/data
dimasukan melalui word in dan akan dikeluarkan jika ada clock berlalu dari 1 ke
0. Karena jalan keluarnya flip-flop satu dihubungkan kepada jalan masuk
flip-flop berikutnya, maka informasi didalam register akan digeser ke kanan
selama (Clock).
Register geser SISO
ada dua macam yaitu:
a) Shift
Right Register (SRR)/Register geser kanan
b) Shift Left
Register (SLR)/Register geser kiri
c) Shift
Control Register dapat berfungsi sebagai SSR maupun SLR
Rangkaian Shift
control adalah sebagi berikut:
Rangkaian ini untuk
mengaktifkan geser kanan/kiri yang ditentukan oleh SC. Jika SC=1, maka akan
mengaktifkan SLR. Jika SC=0, maka akan mengaktifkan SRR.
·
Register Geser SIPO
Register geser SIPO Adalah register geser dengan masukan data secara serial
dan keluaran data secara parelel.
Gambar rangkaiannya adalah sebagai berikut: (SIPO menggunakan D-FF)
·
Register Geser PIPO
Adalah register geser dengan masukan data secara jajar/paralel dan keluaran
jajar/paralel.
Gambara rangkaiannya adalah sebagai berikut: (PIPO menggunakan D-FF)
·
Register geser PISO
Adalah register geser dengan masukan data secara paralel dan dikeluarkan
secara deret/serial.
Gambar rangkaian register PISO menggunakan D-FF adalah sebagai berikut:
Rangkaian diatas
merupakan register geser dengan panjang kata 4 bit. Semua jalan masuk clock
dihubungkan jajar. Data-data yang ada di A, B, C, D dimasukkan ke
flip-flop secara serempak, apabila dijalan masuk Data Load diberi logik 1.
III.
Peralatan
a.
Modul
JK MASTER-SLAVE FLIP-FLOP PTE-006-11
b.
Modul
D FLIP-FLOP PTE-006-12
c.
Modul
SHIFT REGISTER PTE-006-16
d.
Modul
PULSE GENERATOR PTE-006-25
e.
Modul
SWITCH PTE-006-28
f.
Modul
POWER SUPPLY PTE-006-27
IV.
Langkah kerja
1.
Register
geser menggunakan D flip-flop dan JK flip-flop
a.
Buatlah
rangkaian sesuai dengan gambar 12.1.
b.
Uji
kerja rangkaian tersebut dengan memberikan masukan cklock C1 dan C2, data 1D,
set S (aktif rendah ) dan reset R (aktif rendah ) menggunakan tabel
Masukan
|
Keterangan
|
|||||||
C1 & C2
|
1D
|
S
|
R
|
Q0
|
Q1
|
Q2
|
Q3
|
|
X
|
X
|
1
|
0
|
|||||
µ
|
1
|
1
|
1
|
|||||
µ
|
0
|
1
|
1
|
|||||
µ
|
0
|
1
|
1
|
|||||
µ
|
0
|
1
|
1
|
|||||
Keterangan :
X = masukan bebas
µ = pulsa satuan negatif.
c.
Buat
kesimpulan dari percobaan ini.
2.
Register
geser menggunakan piranti khusus
a.
Buat
rangkaian register geser sesuai dengan gambar 12.2
Keterangan :
·
OE
: output Enable, gerbang yang menyatakan proses geser kanan/pararel load dapat
terjadi.
1: proses terjadi;
0: proses tidak terjadi dan keluaran
ambang (tristate)
·
PE
: pararel enable
1:data dipindahkan secara pararel;
0:data digeser kekanan
·
CP’
: cklock
·
DS : data seri ; isi DS akan menjadi isi Q0
jika data digeser ke kanan.
·
D0-D3
: data masuk pararel.
·
Q0-Q3
: data keluaran
b.
Uji
kerja rangkaian tersebut dengan masukan sesuai dengan tabel 12.2.
Masuakan
|
Keluaran
|
Keterangan
|
|||||||||
OE
|
CP'
|
DS
|
D0
|
D1
|
D2
|
D3
|
Q0
|
Q1
|
Q2
|
Q3
|
|
0
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
|||||
1
|
X
|
1
|
0
|
1
|
0
|
||||||
1
|
0
|
X
|
X
|
X
|
X
|
||||||
1
|
1
|
X
|
X
|
X
|
X
|
||||||
1
|
1
|
X
|
X
|
X
|
X
|
||||||
c.
Buat
kesimpulan dari hasil eksperimen yang ditunjukkan oleh tabel 12.2.
V.
Hasil
dan analisa
1.
Register
geser menggunakan D flip-flop dan JK flip-flop
Masukan
|
Keterangan
|
|||||||
C1 & C2
|
1D
|
S
|
R
|
Q0
|
Q1
|
Q2
|
Q3
|
|
X
|
X
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
Keluaran direset
|
µ
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
Data masuk ke Q0
|
µ
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
0
|
Geser kanan
|
µ
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
Geser kanan
|
µ
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
Geser kanan
|
Analisa
:
Pada
saat percobaan kondisi resetnya terjadi saat input S=1 1D=0/1(X) R=0, pada saat nilai input masuk maka output
pada Q0 adalah 0001 sehingga saat dipicu outpuntnya ada yang
berpinah ke kanan tapi terkadang prinsipnya ada yang menduplikat dirinya
sendiri yaitu pada saat 0110.
2.
Register
geser menggunakan piranti khusus
Masuakan
|
Keluaran
|
Keterangan
|
|||||||||
OE
|
CP'
|
DS
|
D0
|
D1
|
D2
|
D3
|
Q0
|
Q1
|
Q2
|
Q3
|
|
0
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
X
|
0
|
0
|
0
|
0
|
Proses
|
1
|
µ
|
X
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
Pararel load
|
1
|
µ
|
0
|
X
|
X
|
X
|
X
|
0
|
1
|
0
|
1
|
Geser kanan
|
1
|
µ
|
1
|
X
|
X
|
X
|
X
|
1
|
0
|
1
|
0
|
Geser kanan
|
1
|
µ
|
1
|
X
|
X
|
X
|
X
|
1
|
1
|
0
|
1
|
Geser kanan
|
Analisa
Pada saat percobaan saat semua
inputnya bernilai 0 maka ouput yang dihasilkan itu seperti keadaan toggle
tetapi pada saat percobaan ini keadaan itu disebut proses(sedang memproses). Setelah
terjadi proses maka akan terjadi pararel load, keadaan ini akan terjadi apabila
nila input yang diberikan 11X1010. Sedangkan saat input diberi nilai 100XXXX
akan terjadi pergeseran ke kanan (geser kanan).
VI. Kesimpulan
Register adalah suatu
sekumpulan flip flop yang dapat menyimpan data biner.
Register dapat menggunakan rangkaian D
flip-flop dan JK flip-flop.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar